Ikatan Langkah Dansa Indonesia Matangkan Persiapan Atlet Menuju FORDA II DIY 2026 Lewat Workshop dan Gathering Langkah Dansa
Yogyakarta – Semangat menyambut pelaksanaan Festival Olahraga Daerah DIY II 2026 semakin terasa di kalangan pegiat olahraga masyarakat. Sebagai bagian dari persiapan menuju ajang tersebut, Ikatan Langkah Dansa Indonesia sukses menggelar kegiatan “Gathering & Workshop Langkah Dansa” pada Sabtu (9/5) di Aula SMK Negeri 2 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti sekitar 60 peserta yang berasal dari berbagai kota dan kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Workshop ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas teknik, kekompakan, dan kesiapan atlet langkah dansa yang akan berlaga pada FORDA II DIY 2026 mendatang. Selain sebagai ajang pelatihan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota ILDI di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia.
Ketua ILDI DIY, Drs. Nuri Hartana, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari strategi pembinaan atlet agar mampu tampil maksimal pada ajang FORDA maupun FORNAS.
“Materi yang diberikan hari ini merupakan bagian dari kategori yang akan dipertandingkan nanti, mulai dari kategori usia di bawah 40 tahun, di atas 40 tahun, hingga kategori perorangan. Harapannya para peserta benar-benar memahami teknik dan karakter gerakan yang akan dinilai saat lomba,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa materi workshop dibawakan langsung oleh koreografer berpengalaman, Winardi, dengan didampingi para peraga, yaitu Titi dan Febri. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan yang dikemas interaktif dan penuh semangat.
Menurut Nuri, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memasyarakatkan olahraga langkah dansa kepada masyarakat luas.
“Kami berharap setelah FORDA nanti, atlet-atlet DIY dapat melaju ke FORNAS dan kembali membawa prestasi terbaik, baik medali emas maupun perak. Namun yang paling utama, olahraga langkah dansa harus terus berkembang sebagai olahraga masyarakat yang menyehatkan, membahagiakan, dan membangun semangat kebersamaan,” tambahnya.
Antusiasme peserta juga disampaikan oleh Rustiani yang hadir sebagai peserta workshop. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu atlet dalam memahami detail gerakan dan teknik yang akan dipertandingkan.
“Workshop ini sangat bermanfaat karena kami bisa mempelajari materi lomba lebih mendalam, mulai dari ritme, teknik gerakan, hingga step-by-step yang benar. Dengan latihan seperti ini, kami jadi lebih siap menghadapi FORDA nanti,” ujarnya.
Sesuai agenda yang telah disusun panitia, workshop membahas tiga materi utama yang akan menjadi fokus latihan peserta, yaitu Waktu & Rasa, Beda, dan Kecupan Sayang. Ketiga materi tersebut dipelajari secara detail mulai dari teknik dasar, sinkronisasi gerakan, hingga ekspresi dalam penampilan.
Melalui kegiatan ini, ILDI DIY berharap olahraga langkah dansa semakin dikenal dan diminati masyarakat, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Daerah Istimewa Yogyakarta di tingkat nasional. Suasana hangat, penuh semangat, dan kekeluargaan yang tercipta selama kegiatan menjadi bukti bahwa langkah dansa bukan sekadar olahraga, tetapi juga ruang kolaborasi, kebugaran, dan kebersamaan masyarakat. (oq)
