Selamat datang di Situs Official KORMI DIY

Resmi Dimulai, FORDA II DIY 2026 Usung Semangat "Bergerak untuk Jogja Bugar dan Sehat"

blog

Festival Olahraga Daerah (FORDA) II Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026 resmi dimulai. Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DIY membuka ajang olahraga masyarakat terbesar di DIY tersebut di Atrium Lippo Plaza Jogja, Sabtu (4/7/2026), dengan mengusung tema "Bergerak untuk Jogja Bugar dan Sehat".

Mengangkat semangat membudayakan olahraga di tengah masyarakat, FORDA II DIY tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarkabupaten dan kota, tetapi juga menjadi momentum memperkuat gerakan hidup sehat melalui aktivitas fisik yang menyenangkan, inklusif, dan dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat.

Pembukaan FORDA II DIY berlangsung meriah dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus KORMI, perwakilan KORMI kabupaten dan kota, pengurus induk organisasi olahraga (Inorga), serta ratusan pegiat olahraga masyarakat yang akan bertanding dalam berbagai nomor perlombaan.

Dalam sambutan tertulis Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X, yang dibacakan Kepala Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Arfi Hidananto, SE., Akt., M.Ec.Dev., disampaikan bahwa olahraga masyarakat merupakan salah satu sarana efektif untuk membangun kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat interaksi sosial.

Melalui penyelenggaraan FORDA II DIY, pemerintah berharap masyarakat semakin terdorong untuk membangun gaya hidup yang lebih sehat dengan membiasakan diri berolahraga secara rutin.

"Bangun kebiasaan hidup yang lebih baik dengan menjaga tubuh, berolahraga, bergembira, dan memperkuat perjumpaan sosial melalui aktivitas bersama," ujarnya.

Ia menambahkan, olahraga masyarakat memiliki karakter yang berbeda dengan olahraga prestasi karena dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa mengenal batas usia. Aktivitas tersebut juga mampu menanamkan nilai-nilai sportivitas, kebersamaan, disiplin, serta memperkuat rasa memiliki terhadap Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Saya berharap Festival Olahraga Masyarakat Daerah kedua ini menjadi momentum untuk memperluas gerakan hidup sehat di tengah masyarakat. Jadikan kegiatan ini sebagai ruang kegembiraan, silaturahmi, dan penguatan budaya hidup bugar," tegasnya.

Ketua KORMI DIY, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan bahwa FORDA II DIY merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KORMI dalam mengembangkan olahraga masyarakat sebagai budaya hidup sehat. Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini diikuti oleh 19 induk organisasi olahraga (Inorga), namun satu di antaranya hanya tampil sebagai cabang eksibisi sehingga terdapat 18 Inorga yang resmi dipertandingkan.

"Festival Olahraga Daerah yang kita selenggarakan kedua kalinya ini diikuti 19 Inorga, tetapi yang satu adalah eksibisi, sehingga yang kita perlombakan ada 18 Inorga," jelas Baskara Aji.

Ke-18 Inorga tersebut mempertandingkan sebanyak 54 jenis olahraga (Jenor) yang digelar di sejumlah lokasi pertandingan. Ragam olahraga yang dipertandingkan menunjukkan kekayaan olahraga masyarakat yang berkembang di DIY, mulai dari olahraga rekreasi, kesehatan, tradisional hingga olahraga berbasis keterampilan.

Baskara Aji menegaskan bahwa KORMI memiliki peran yang berbeda dengan organisasi olahraga prestasi seperti KONI maupun NPC Indonesia. Fokus utama KORMI adalah mendorong masyarakat agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

"Kalau di KONI bicara tentang prestasi, NPC juga berbicara prestasi. KORMI bagaimana kita bisa membangun kebugaran masyarakat, kesehatan masyarakat, sehingga olahraga itu bisa menjadi lifestyle dan menjadi ciri keseharian masyarakat," katanya.

Meski berorientasi pada pembudayaan olahraga, FORDA juga memiliki fungsi strategis sebagai wadah pembinaan. Ajang ini menjadi sarana pemantauan potensi pegiat olahraga masyarakat yang nantinya dipersiapkan memperkuat kontingen DIY pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS), yang mempertandingkan 99 nomor perlombaan.

Sementara itu, Ketua Panitia FORDA II DIY, Drs. Dapan, M.Kes., menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat mengikuti penyelenggaraan tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 1.087 peserta dari lima kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta tercatat mengikuti festival tersebut.

Jumlah tersebut terdiri atas 324 peserta dari KORMI Kota Yogyakarta, 303 peserta dari KORMI Kabupaten Sleman, 235 peserta dari KORMI Kabupaten Bantul, 136 peserta dari KORMI Kabupaten Gunungkidul, dan 89 peserta dari KORMI Kabupaten Kulon Progo.

Seluruh peserta akan bertanding di sejumlah venue yang telah disiapkan panitia, di antaranya Atrium Lippo Plaza Jogja, kawasan Sorowajan, SMK Negeri 5 Yogyakarta, serta Balai Kalurahan Banguntapan. Khusus Inorga Layang-Layang, pertandingan telah lebih dahulu dilaksanakan pada 28 Juni 2026 di Lapangan Kebon Agung, Imogiri, Bantul, sebagai bagian dari rangkaian FORDA II DIY.

Dengan melibatkan lebih dari seribu peserta dan puluhan jenis olahraga masyarakat, FORDA II DIY diharapkan semakin memperkuat gerakan masyarakat gemar berolahraga sekaligus memperluas budaya hidup sehat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat untuk terus bergerak, menjaga kebugaran, serta membangun kualitas hidup yang lebih baik melalui olahraga. (OQ)

Komite Olahraga Masyarakat Indonesia DIY adalah lembaga yang menaungi berbagai induk olahraga rekreasi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hubungi Kami

  • 0857-4304-0914
  • kormidiy24@gmail.com
  • (0274) 374916

Lokasi Kami

  • Jl. Sorowajan Baru No.1, Jomblangan, Kompleks PPLP, Banguntapan, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta 55198