Sleman Pertahankan Gelar Juara Umum Forda II DIY 2026, Dominasi Perolehan Medali
YOGYAKARTA – Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) II Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu (5/7) di Atrium Lippo Plaza Jogja. Ajang yang diselenggarakan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DIY selama dua hari tersebut berlangsung sukses dan menjadi momentum kebangkitan olahraga masyarakat di DIY.
Pada gelaran yang mempertandingkan dan melombakan 52 jenis olahraga (jenor) dari 18 Induk Organisasi Olahraga (Inorga), Kontingen Kabupaten Sleman kembali tampil sebagai kekuatan utama dengan mempertahankan predikat juara umum. Sleman mengoleksi 25 medali emas, 20 medali perak, dan 10 medali perunggu, unggul cukup jauh dari empat kabupaten/kota lainnya.
Posisi kedua ditempati Kontingen Kota Yogyakarta dengan raihan 15 medali emas, 10 medali perak, dan 16 medali perunggu. Sementara Kabupaten Bantul berada di peringkat ketiga setelah mengumpulkan 8 medali emas, 15 perak, dan 16 perunggu.
Adapun Kabupaten Gunungkidul menempati posisi keempat dengan perolehan 2 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu. Kabupaten Kulonprogo berada di urutan kelima dengan raihan 2 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu.
Keunggulan Sleman semakin menegaskan konsistensinya sebagai daerah dengan pembinaan olahraga masyarakat yang kuat. Selisih 10 medali emas dari pesaing terdekat menunjukkan dominasi kontingen tersebut sepanjang pelaksanaan Forda II DIY 2026.
Ketua KORMI DIY, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan seluruh rangkaian Forda II DIY berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tahun ini tidak hanya terlihat dari aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga dari meningkatnya kualitas kompetisi dan partisipasi para pegiat olahraga masyarakat.
"Dari seluruh jenor semuanya bisa berjalan baik. Kabupaten Sleman sekali lagi menjadi juara umum pada Forda yang kedua ini, sebagaimana Forda pertama dulu," ujar Baskara Aji usai menutup secara resmi Forda II DIY 2026.
Ia menilai, dibandingkan penyelenggaraan Forda pertama, kemampuan penyelenggara maupun kualitas para peserta mengalami peningkatan yang signifikan. Hal tersebut menjadi indikator bahwa olahraga masyarakat di DIY terus berkembang dan semakin diminati oleh masyarakat.
Menurut Baskara Aji, peningkatan kualitas tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari KORMI kabupaten/kota, induk organisasi olahraga (Inorga), panitia pelaksana, relawan, hingga para penggiat olahraga yang telah memberikan kontribusi terbaik selama penyelenggaraan berlangsung.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh KORMI kabupaten/kota, seluruh Inorga, para panitia, serta seluruh penggiat olahraga masyarakat yang telah menyukseskan Forda II DIY. Semangat kebersamaan dan sportivitas yang ditunjukkan selama kegiatan menjadi modal penting untuk memajukan olahraga masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta," katanya.
Lebih lanjut, Baskara Aji berharap Forda tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga mampu memperkuat budaya hidup sehat, mempererat silaturahmi antarpegiat olahraga, sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet-atlet olahraga masyarakat menuju ajang yang lebih tinggi, termasuk Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas).
Sementara itu, Ketua KORMI Sleman, Suparman, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan kontingennya mempertahankan gelar juara umum. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen yang terlibat, mulai dari penggiat, pelatih, official, pengurus Inorga hingga dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sleman.
"Alhamdulillah, ini berkat doa semuanya, khususnya keluarga besar Kabupaten Sleman, KORMI Sleman. Terima kasih atas perjuangan seluruh Inorga, penggiat, pelatih, official, dan semua pihak yang telah berjuang memberikan hasil terbaik," ujarnya.
Ia mengatakan keberhasilan mempertahankan gelar juara umum bukanlah sesuatu yang diraih secara instan, melainkan buah dari pembinaan olahraga masyarakat yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, seluruh pegiat telah menunjukkan dedikasi dan semangat juang yang tinggi selama mengikuti seluruh nomor pertandingan.
Suparman menambahkan, prestasi ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi KORMI Sleman untuk terus meningkatkan pembinaan olahraga masyarakat agar semakin berkembang dan mampu melahirkan lebih banyak pegiat olahraga yang berprestasi.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman yang telah memberikan dukungan luar biasa. Prestasi ini kami persembahkan untuk masyarakat Sleman dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga masyarakat," katanya.
Dengan berakhirnya Forda II DIY 2026, KORMI DIY berharap semangat hidup sehat, aktif bergerak, dan berolahraga dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi, Forda juga diharapkan semakin memperkuat posisi olahraga masyarakat sebagai bagian dari budaya hidup sehat serta sarana mempererat persaudaraan induk organisasi olahraga (Inorga) di Daerah Istimewa Yogyakarta. (OQ)
